10 Oktober 2023

Tujuh Kebiasaan Supaya Menjadi Orang Hebat



Tulisan ini merupakan resume buku yang berjudul "7 Habits of Highly Effective People" karya Stephen Covey. Buku ini sudah terjual lebih dari 15 juta kopi dalam 38 bahasa sejak publikasi pertamanya, yang ditandai dengan dirilisnya edisi ulang tahun ke-15 tahun 2004. Apa isi buku tersebut?

Seven habits atau tujuh kebiasaan, menunjukkan aktivitas yang rutin dilaksanakan. Effective menunjukkan tepat sasaran atau berhasil. Sehingga dari judul buku ini pembaca akan diarahkan untuk menjadi orang yang efektif dengan melakukan 7 kebiasaan, yakni: 
  1. Proaktif. Kalau reaktif adalah aksi yang dilakukan untuk merespon suatu kondisi tanpa mempertimbangkan dampaknya maka proaktif adalah langkah yang telah dianalisis untuk melakukan sesuatu yang ada hasilnya. Dia fokus terhadap apa yang bisa dia lakukan/ pengaruhi. 
  2. Mulai segala sesuatu dari hasil akhirnya. Bayangkan ketika kita esok meninggal apa yang akan dikenang. Setiap akan bertindak pikirkan apa tujuan yang ingin kita capai secara jujur. Aspek ini juga disebut sebagai prinsip hidup. Prinsip ini berguna ketika menghadapi sebuah dilema. 
  3. Dahulukan yang utama. Kita harus fokus dengan apa yang menjadi prioritas kita. Aspek ini mengajarkan kita tentang manajemen waktu dimana aktivitas kita terbagi dalam 4 kuadran. Kuadran I mendesak-penting, kuadran II tidak mendesak-penting, kuadran III mendesak-tidak penting, dan kuadran IV tidak mendesak-tidak penting. Orang efektif akan menyibukkan diri di kuadran II karena disitulah perencanaan dan menyusun strategi. Ketiga habits ini akan menjadikan sesorang menjadi pribadi yang independen/ tidak mudah terombang-ambing keadaan.
    Kuadran prioritas kegiatan

  4. Berpikir menang-menang atau win-win solutions, ada sebagian orang yang ketika terjadi benturan kepentingan dengan orang lain hanya ingin menang sendiri atau win-lose. Orang efektif berusaha untuk selalu solusi yang bersifat menang-menang.
  5. Berusaha memahami orang lain terlebih dahulu sebelum kita ingin dipahami orang lain. 
  6. Sinergi. Gabungkan kekuatan kita dengan kekuatan orang/ pihak lain untuk suatu pencapaian. Ketika kita keluar bertemu dengan pihak lain, carilah cara supaya kita dapat bersinergi.
  7. "Asah gergaji". Selalu asah seluruh aspek yang ada pada diri kita untuk terus meningkatkan kualitas diri . 
    • Fisik, jaga kesehatan fisik. 
    • Mental. Diskusi, belajar hal baru, membaca buku, dan sebagainya. 
    • Spiritual. Laksanakan perintah ajaran agama yang kita anut.
Jika kebiasaan 1 sampai dengan 3 adalah aspek yang bersifat individual-mengubah orang dari dependen menjadi independen, maka kebiasaan berikutnya adalah berkaitan dengan hubungan sosial dengan orang lain. Kebiasaan 4 sampai dengan 6 menciptakan situasi yang interdependen atau saling berkaitan antar satu dengan yang lain, kebiasaan terakhir adalah rangkuman dari seluruh kebiasaan sebelumnya.

1 komentar:

Bagaimana tanggapan Anda tentang artikel ini? yuk tulis di kolom komentar